Showing posts with label article. Show all posts
Showing posts with label article. Show all posts

Sunday, April 30, 2017

Siblings: Don't Judge a Book by Its Cover



Punya saudara dengan wajah yang tidak satu aliran memang kadang2 irritating ╮(╯_╰")╭
Some people face that. Me too s( ̄▽ ̄)/
Secara kasat mata, my siblings got that tall and skinny posture.  On the other hand, gw memiliki tampilan pendek dan gendut berisi. Hahahahhaa... Tapi menurut BMI sih masih dalem batas normal ah >>menghibur hati>>
Another physical matter ya dari bentuk muka. Hmmmmm.... Emak gw orang palembang. My amazing fader orang jawa. Sodara2 gw sekilas memiliki tendensi wajah orang sumatera dan pas untuk kategori "wong kito galo". Sebaliknya, gw memiliki kecenderungan untuk dinilai sebagai "wong jowo". Hahahahhaa. It's alright~~



There's something that proof that we're in the same blood, i guess. You could find it in the way we drive a car. 
Sudah cukup lama ga disopirin my fader, gw cukup berdebar2 juga di kursi penumpang >>lagu lama.....>> 
One of my brader memiliki kecenderungan "makin rame, makin injek gas". 
Yang laen cukup terlatih untuk teragitasi kalo ada yg mendahului #pheww... 
One of my friend said i'm a bit provocative while driving. 
I don't really agree. 
I name it #impulsive. 
Hahahah... 
Try us and decide (งˆヮˆ)ง

it is!!

Tuesday, January 31, 2017

What Happened to this Nation?

Pernah gak ktemu ibu2 punya anak yang masih belum bisa bicara padahal teman2 seusianya sudah pandai berceloteh menggemaskan??

Sebagai tenaga medis di Puskesmas, bukan sekali gw temui kasus seperti ini. Gambaran besarnya ada dua tipe orangtua nya:

Ada orangtua yang datang dengan sedih dengan perasaan nyaris putus asa. Makin berlarut2 dalam airmata kalo anaknya disarankan berangkat ke rumah sakit rujukan yg jaraknya cukup jauh-untuk mendapat terapi lebih lanjut, akan tetapi di akhir pembicaraan dia berjanji akan berusaha berangkat dan pulang dengan sehelai kertas rujukan di tangan.

Ada orangtua yang datang dengan wajah tanpa dosa-biasa-biasa saja dan dengan cepat memberi seribu satu alasan tentang ke-enggan-an-nya berangkat ke rumah sakit (masih ada anak yang lebih kecil, rumah sakitnya jauh, nggak ada biaya, ada orangtua yang sakit, bla bla bla) dan pada akhir pembicaraan masih menolak untuk dikirim ke dokter spesialis.

Yang mana yang lebih menyedihkan?

Kamu sedih mendengarnya?

Tapi itu kenyataannya!

Itu ada di Indonesia.

gw mungkin memang ga pas untuk menilai orangtua2 tersebut. mungkin memang ada masalah internal yang mereka hadapi. mungkin memang ada hambatan-hambatan yang sulit mereka lewati.
tapi, bukankah kita diajarkan untuk BERUSAHA?
dan ada momen dimana mereka putus asa, dan muncul berita mengada-ada. semata-mata untuk mencari simpati warga. muncullah berita tentang pelayanan yang  tidak memuaskan. tentang biaya yang membengkak tentang diskriminasi... hmmm, mudah-mudahan kita semua dijauhkan dari sifat buruk ini.


#saveourchildren

"Anak adalah amanah dari Alloh swt. Anak adalah anugerah. Anak adalah ujian. Saat orangtua tidak mau berusaha memberi yang terbaik untuk anaknya, bagaimana sesungguhnya kedudukannya di mata Alloh swt? "

Friday, December 23, 2016

Park Hae Jin: when one jelly could make him looks cute

this Park Hae Jin guy is currently on filming his upcoming drama Man to Man - gotta wait until May next year to see him again >>takes so long T.T >>

foto ini diambil dari akun instagram resmi agensi Bapak Park Hae Jin.
mister Park Hae Jin yang kece lagi makan jeli-jeli ceritanya. dan entah kenapa makan jeli-jeli pose nya harus begitu. looks funny and cute at the same time >>sorry, i'm a die-hard fans>>

Park Hae Jin and his jelly thing

Sunday, December 04, 2016

THE GIRL ON THE TRAIN: book review

when i was younger, gw dengan percaya diri bakal menulis "MEMBACA" sebagai hobi gw. tapi, tahun-tahun berlalu, dan honestly, gw bukan si pecinta buku seperti dulu kala #sigh. hahaha..

that was just an intermezzo.

i'm trying my best to read again.
so, it's almost ONE YEAR after i bought this book.
alasan gw beli buku ini sih karena waktu itu gw lagi demen baca-baca yang bertema thriller gitu. udah. itu doang.

lagi lagi, passion membaca gw mulai menurun. buku ini pun tidak terselesaikan. mendekam di tumpukan buku-buku lain di rak.
sampai suatu hari - not long ago - di salah satu situs gw melihat bahwa cerita buku ini bakal difilmkan. wow...
hahaha... gw pun pengen jadi salah satu orang yang "sudah baca ceritanya duluan sebelum difilmkan".
hahahaha,,, motivasi yang enggak banget ya.
tapi ga apalah. daripada enggak selesai-selesai.

THE GIRL ON THE TRAIN - a book by PAULA HAWKINS - a review by mocip.

the girl on the train
Buku ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Rachel Watson – Watson adalah nama keluarga mantan suaminya –yang setiap hari melakukan perjalanan dengan kereta api setiap pagi ke London. Ia memakai dalih berangkat kerja kepada Cathy, teman se-apartemen-nya – teman yang memberi tumpangan kamar untuknya. Kenyataannya, Rachel tidak pergi bekerja. Ia hanya menghabiskan waktu. Mengamati deretan rumah di Blenheim Road  yang ia lintasi dari atas kereta api dimana salah satunya adalah rumah lama dan kenangan-kenangan nya. Rachel hanya menghabiskan waktu memandangi kegiatan sehari-hari Jason dan Jess – nama yang ia buat sendiri – di salah satu rumah di deretan perumahan itu.
Hingga suatu hari, muncul berita yang mengagetkan Rachel. Jess – yang ternyata bernama Megan – menghilang. Dan entah mengapa Rachel merasa hilangnya Jess ada hubungan dengan dirinya.

RACHEL
Rachel adalah wanita pemabuk yang tidak bisa lepas dari botol-botol alkoholnya. Sifat buruknya inilah yang menambah buruk hubungan Rachel dengan mantan suaminya. Ada beberapa hari dimana istri baru mantan suaminya mendapati Rachel berkeliaran di sekitar rumah mereka – rumah lama Rachel. Rachel tampak sangat jelas masih tidak bisa bangkit dari masa lalunya.
Sepanjang perjalanan dari kereta api yang dilaluinya setiap pagi, Rachel mengamati Jason dan Jess. Ia merasa Jason dan Jess adalah gambaran keluarga sempurna – yang ia idamkan. Sampai berita mengerikan itu muncul dan Rachel merasa ada kepingan ingatan yang ia lupakan. Apa hubungan Rachel dengan hilangnya Jess alias Megan?

MEGAN
Megan adalah perempuan yang menyimpan beberapa kenyataan kelam dari suaminya. Megan adalah istri idaman yang belum juga mendapat anak (lagi). Ia (dulunya) bekerja di galeri seni miliknya. Belakangan ia hanya menjadi ibu rumah tangga, hidup berdua dengan Scott – suami yang sangat menyayanginya. Megan juga pernah menjadi pengasuh untuk keluarga Watson untuk beberapa waktu – dan ia memutuskan untuk keluar karena ia sulit untuk menyukai anak-anak – atau ada alasan lain mengapa ia tidak menyukai anak-anak? Megan juga pergi ke seorang terapis, Kamal Abdic, untuk mengobati trauma masa lalunya. Apakah Megan memang wanita suci idaman semua laki-laki? Apa yang membuat ia menghilang?

ANNA
Anna adalah istri baru – dulunya kekasih gelap – Tom, mantan suami Rachel. Anna dan Tom sekarang sudah membangun keluarga kecil bahagia di rumah lama Rachel, bersama bayi kecil mereka. Belakangan Anna selalu merasa dihantui oleh Rachel. Ia takut Rachel akan merampas keluarga bahagianya. Seperti ia dulu merampas Tom dari Rachel. Apakah Rachel memang meneror Anna?

TOM
Tom merupakan mantan suami Rachel. Laki-laki yang sangat dicintai Rachel, yang membuatnya tidak pernah berhasil menghapus masa lalu nya. Tom digambarkan sebagai laki-laki yang bekerja keras untuk keluarganya, meskipun ia tidak terlalu terbuka tentang orangtuanya – dan dirinya sendiri, sebenarnya. Apakah Tom yang dikenal Anna dan Rachel adalah orang yang baik? Ataukah Rachel dan Anna hanya MERASA mengenal Tom?

SCOTT
Scott tergambar sebagai lelaki penyayang dan nampak sedikit posesif. Ia sangat memperhatikan Megan – istrinya. Scott berusaha agar Megan mau mempertimbangkan keinginannya untuk memiliki anak. Menurutnya kehadiran seorang balita akan menambah kebahagiaan yang nampaknya mulai memudar di rumah mereka. Scott juga yang selalu memberi semangat kepada Megan untuk menemui terapisnya, walaupun di sisi lain Scott merupakan suami yang tak segan-segan akan menelepon teman Megan untuk memastikan keberadaan istrinya. Apakah Scott yang nampak sangat kehilangan Megan sebenarnya menyembunyikan sesuatu?

Alur ceritanya maju mundur. Ada beberapa sudut pandang dan waktu di sini. Kita – apalagi gw yang ingatannya pendek – mungkin harus membuka halaman-halaman sebelumnya apabila sedikit bingung dengan setting waktu yang dipakai.
Semakin ke belakang semakin kita akan melihat kenyataan-kenyataan yang tertutupi.
Semakin ke belakang kita akan ditarik kepada kesimpulan sesungguhnya. Menyibak kebeneran dari beberapa gagasan-gagasan yang tanpa sadar kita buat sendiri sembari mengikuti cerita ini.
Why don’t you give it a try?

Monday, November 07, 2016

Tiba-tiba Saja

...
kemudian menjadi rindu.
hanya rindu
tidak lebih.
rindu tanpa syarat.
rindu tanpa perih.
cuma rindu.

saat kita sudah tidak bersama-sama lagi, ada masa dimana hati tidak bisa menerima.
ada penolakan yang tidak bisa dijelaskan.
hanya tersisa dengan jalan keluar satu-satunya.
mengizinkan waktu untuk menjadi penawarnya.
membiarkan waktu menemani memahami makna perpisahan itu.

at least, we were EVER together.

#mungkingagalmoveon
#hahahahahahahahahaha

Sunday, May 01, 2016

Monday, March 21, 2016

Park Hae Jin on Esquire Korea

hmmmm... fangirling thing is not over yet.
still busy stalking Park Hae Jin ssi. hahahahahaha... >>sadarlah, moc!!>
sexy sunbae on Esquire Korea.......
to be honest, my daily routine bertambah. ye ye yeaaaa,,,, tambahan nya adalah agenda buka2 instagram trus explore post dan ngelike poto2 atau video nya Park Hae Jin ssi. hehehe... sounds childish, but it really made my day >>ketawa guling2>>
suka yang manly kayak di atas atau innocent gini??? hihihihi....



Wednesday, March 09, 2016

Cheese in the Trap: i got trapped, actually :D


Cheese in the Trap
Satu minggu berlalu sejak serial Cheese in the Trap selesai. I’m still not moving on. Hahahaha. Malah agak parah karena gw kena panah asmara nya Park Hae Jin ssi. Ayayayayayaya. Tapi tenang aja, this time i’d like to review the series. Not Park Hae Jin ssi. Hihihihiihi.
Cheese in The Trap poster
PROLOGUE
Just like i’ve told you in my late post, it wasn’t a deep intention of mine to start following this series. Tapi gw emang udah liat gembar gembornya cukup lama. Jauh sebelum 2016 datang. Gw cuma tau kalo serial ini diambil dari webtoon yang terkenal dan masih berlanjut. And honestly, another reason i started watching it was because it was on TvN. Hehe. Soalnya beberapa pilem yang ditayangin TvN emang menurut gw cukup menarik. I’ve watched Plus Nine Boys, Grandpa Over Flowers, Twenty Again, Oh My Ghostess. Hmmm,,, there it came. My curiousity.

Review

Fist time watching it, i got the chill. Hehehe. I found that the Yoo Jung character was attracting. My curiousty arouse to know what he’s been hiding. And Hong Seol appeared as a natural college. Tinggal di kosan yang sempit. Kerja paruh waktu untuk bayar SPP. Bukan pemeran utama yang seringkali baiknya keterlaluan. Hahahaha >>sorry fo this subjective point of view of mine :p >>.
Jadi, ceritanya di sini Hong Seol itu mahasiswi pekerja keras yang berusaha untuk mendapat beasiswa untuk melanjutkan sekolahnya. Dia tipe orang yang ga banyak cingcong dan kalo menurut gw sih dia juga bukan orang yang suka bersosialisasi, cukup blak-blakan, dan tipe murid yang study-oriented. Di kampus ada satu sunbae (= senior) nya yang nggak disukai oleh Hong Seol karena agak mencuigakan kepribadian nya. Ialah si Yoo Jung Sunbae idola para mahasiswa. Tampan, kaya, pandai, tidak sombong. 
Hong Seol and Yoo Jung
Finally Hong Seol got into the the trap. That sunbae started following her. Muncul di setiap jam makan siang. Bahkan muncul di salah satu kelas yang diambil Hong Seol. Even in her dream (haha. I found it really realistic. Hihihi.) Sampai di satu titik dimana Hong Seol ga tahan dan menyerah, and they started their first interaction by eating the memorable triangle kimbap. 
Yoo Jung Sunbae yang muncul tiap kali jam makan tiba

Hong Seol "diikuti" sampai ke lift
Awalnya dia mulai dekat, tapi jadi menjauh lagi setelah Yoo Jung ngambek karena ditinggal Hong Seol yang pergi blind date sementara dia ditinggalin berduaan dengan Ah Young (adek kelas Hong Seol yang minta dikenalin sama si Sunbae kece.) “Lately, i thought we had gotten pretty close. But you had your own reasons for approaching me. You’re just like everyone else.” Itu kata si sunbae. Di momen itu gw sedih jugak sih sama si sunbae. Soalnya dia kayaknya emang kesepian gitu.
And another trouble came from Baek Inho, temen nya Yoo Jung. Tanpa sengaja dia nyimpen hape Hong Seol. Sembari mengutak atik hape Hong Seol dia menyadari bahwa Hong Seol ada hubungan dengan Yoo Jung dari call log nya Hong Seol dan dari poto berdua Hong Seol sama Sunbae. Towewewewew...
Singkat kata, here it came... the Jung Seol couple. Hehehe. Tapi hubungan mereka diwarnai dengan pasang surut. Kayak lagu BBB ~ Putus Nyambung. Hong Seol yang keras kepala. Yoo Jung yang tidak pandai mengungkapkan perasaannya. 
Sunbae yang hobi nggusel2 poni Hong Seol

Yoo Jung sunbae beliin lion toy untuk Hong Seol. I also like the webtoon version
Belom lagi ada masalah dari temen kuliah Hong Seol ~ Oh Young Gon dan juga Soo Min Soo. Also from her own family. Dimana ayah dan ibunya tampak lebih sayang ke Hong Jun, adiknya Seol.
Yoo Jung juga digambarkan berasal dari keluarga yang tidak terbuka. Keliatan kalo dia memang besar sebagai seseorang yang tidak bisa mengungkapkan perasaan dengan baik. Lambat laun keliatan kalo memang dia adalah sosok kesepian yang kekanakan.
Overall, gw suka ceritanya. Menarik. Apalagi alurnya maju mundur. Bikin gw menerka-nerka, dan pada akhirnya berhasil bikin gw bergumam, “Ooooooohhhhhh.....”    

The Controvesy

Sebenernya kontroversi ini agak gw sayangkan >>yaeeelaaaa,,, siape si loo. Hahahah>> The rumor said si empunya komik merasa tidak mendapat laporan jalan cerita live action nya. Dan ternyata ada beberapa adegan sunbae yang dipotong. Honestly gw emang merasa cheesy couple had a little lovey dovey time. Ada beberapa adegan yang memang kayaknya sih ga perlu. Yeaaa,, the rumor had it.

The Ending

Seriously, i dislike it. They said it’s kinda open ending. Memang cukup menggantung. They broke up. They didnt meet within three years. Hong Seol still sent him emails. None of them read. Sampai akhirnya, di saat Hong Seol baru beranjak meninggalkan laman emailnya, ternyata email nya dibaca sama Sunbae. Dibumbui backsound suara Sunbae manggil, “Seol~ah.” Gw merasa bakal lebih lega seandainya ada scene dimana Sunbae bersiap menemui Hong Seol atau apa lah gitu. He disappeared just like that. Phewwww. Laen cerita kalo ini movie sihhhhhh. Ah udah la....
I’d still rate it 5 over 5 stars. No regret watching this series. Glad to see Park Hae Jin *giggle*
 
Favorite scenes

Daripada gw pusing palak gara-gara ending yang kurang berkenan di hati, gw mau share beberapa scene favorit gw. Lebih ke JungSeol moment sih ya. Mihihihihihihi...

Hong Seol frustrasi setelah Sunbae mengakui mereka jadian ke orang2 di kelas
Yoo Jung Sunbae girang dapet kado dari Hong Seol
the awkward kissing moment. sukak banget sama ekspresi keduanya. hahahahahahaha
the cheesy couple having lunch together
so far it was the epic moment for me. the scene they ran into each other ended with Hong Seol cried a iver
at this scene i feel like "yeaaa... they're meant to be together." you don't always recieve nice thing from your lover, he has dark side too. 


why does he always shut his eyes everytime Hong Seol kisses him first. cute, though. LOL.
EPILOGUE
Okay. That's all for today. Next time kalo gw rajin mungkin gw bakal kasi ringkasan cerita per episode lah. Hahahahahaha.... Cheese in the Trap, jjang!!

Wednesday, February 17, 2016

Bad Guys: It's Not That Bad, at all


Kalo bukan karena Park Hae Jin ssi, sudah jelas gw ga mungkin dengan kesadaran sendiri berniatan untuk menonton serial ini. Tentu saja ini semata karena kesukaan gw terhadap film bergenre action tidak menggebu-gebu. Sama kayak gw dulu nonton Man on High Heels. Jelas saja gw nonton film itu karena ada Cha Ahjussi. Dan ternyata, kali ini, seperti deja vu. Seperti kayak dulu gw nonton Man on High Heels, ternyata serial Bad Guys ini memiliki cerita yang menarik.

 
Bad Guys Film Poster

Serial Bad Guys ini tayang di TV Kabel OCN. Hanya sebelas episode (sayang sekali). Ternyata sudah berlalu sekitar 2 tahun dari siaran nya di TV. Berdasakan info yang gw himpun sendiri dari berbagai sumber, serial ini termasuk serial dengan rating yang progresif. Rating puncaknya ialah pada episode terakhirnya, yaitu mencapai sekitar 4%. Dan secara keseluruhan sekitar 3%. Nilai yang cukup baik untuk film yang disiarkan di TV kabel. You can watch the drama here.

Honestly, gw belum pernah liat cast lainnya di serial ini. But they seem so professional. Here are the cast:
Kim Sang Joong as Oh Gu Tak
Ma Dong Seok as Park Woosg Cheol
Park Hae Jin Lee Jung Moon
Jo Dong Hyuk Jung Tae Soo
Gang Ye won Yoo Mi Young
the three bad guys
Jalan ceritanya kurang lebih adalah bahwa salah satu petinggi Kepolisian baru saja kehilangan anak laki-lakinya –yang juga polisi—dalam tugas. Mendalami rasa sedihnya, beliau berniat untuk menemukan pembunuh anaknya dan merasa yang cukup mumpuni untuk menangani kasus ini adalah Detektif Oh Gu Tak yang juga pernah mengalami kejadian serupa –anak perempuan nya dibunuh oleh pembunuh berantai.

Oh Gu Tak dibantu oleh inspektur Yoo Mi Young. Ternyata untuk kasus ini, Oh Gu Tak memberi satu syarat bahwa ia akan memanfaatkan tiga kriminil kelas kakap sebagai kaki tangan nya. Tiga kriminil ini ialah Park Woong Cheol, Jung Tae Soo, dan Lee Jung Moon.

Park Woong Cheol merupakan anggota gangster. He uses his BIG fist alot. Dan gw merasa dia sangat mirip dengan Goda Takeshi alias Giant. Hahahaha... Park Woong Cheol ini juga memberi aroma humor pada film “keras” ini. 
Jung Tae Su adalah pembunuh bayaran profesional yang pada akhirnya menyerahkan diri sendiri ke polisi. Jung Tae Su ini terkesan misterius. Tinggi dan lincah. 
Last one, magnae di kelompok ini, ialah Lee Jung Moon. Digambarkan bahwa doski adalah seorang psikopat yang menghabisi korban2nya dengan cara yang sangat bersih tanpa jejak. Dan disinyalir bahwa Lee Jung Moon inilah pembunuh anak perempuan si Detektif Oh Gu Tak. Don porget, Lee Jung Moon diperankan oleh Park Hae Jin ssi. Hahahahaha... dan gw merasa dia COCOK BANGET di sini. PASSSS bingggo... Kiss kiss untuk Park Hae Jin ssi. 

Hello Park Hae Jin ssi~~
Bisa dibilang akting mereka totalitas banget. Cerita yang menarik dan bikin penasaran bikin gw bertahan dengan fighting action mereka. Yang ada gw merasa kecewa di detik2 serial ini tamat. Hahaha.. gw rasa mestinya episode nya ditambah satu dua episode ga apa. Hihihi...

Overall, i’d rate it 5 stars fom 5.
Daebak!


Wednesday, January 06, 2016

K-Drama 2015: Kill Me Heal Me






The beginning
Dramanya sih sudah satu tahun yang lalu, memang. Hahaha. Review nya baru sekarang. Hahahaha. Rapopo. Toh cuma untuk share, sekedar menjadi referensi bagi beberapa yang belom nonton atau sekedar ingin tahu cerita serial ini. Hehehe.
Dari judulnya, sepintas awalnya gw kira ni drama genre nya action. Dan dengan alasan sepele itu gw belom nonton dramanya. Padahal udah sekian lama gw donlot. Hahahahaha... Lagian gw juga belom tau sama cast nya. Belom pernah liat akting mereka sebelom-sebelomnya. Jadilah drama ini bersemayam dengan cantik doang di laptop gw untuk beberapa waktu yang agak lama.
Asal muasal gw akhirnya nonton disebabkan gw udah ga punya lagi tontonan untuk menemani gw di kosan. Begitu kebosanan gw meningkat, akhirnya gw putuskan untuk mulai nonton Kill Me Heal Me. Di awal nonton nuansa komedi nya udah ada dan clicked sama selera gw. Thats why gw pun mulai mengikuti drama Kill Me Heal Me. Selamat yaaaaaa :D *clap*

Kill Me Heal Me

Review
Here, meet Mr. Cha Do Hyun. Digambarkan kalo dia ini berasal dari keluarga KAYA RAYA (hahahaha. Di-capslock untuk menekankan bahwa kaya banget, gitu. Hihi). Dia yang selama ini di luar negeri pada akhirnya pun kembali ke negeri asalnya. Cha Do Hyun ini punya ayah (Cha Joon-pyo) yang terbaring koma. Punya ibu yang matre (Shin Hwa-Ran) yang nggak akor sama ibu mertuanya (Seo Tae-Im). Si nenek ini juga ga suka sama Cha Do Hyun karena suatu masalah dari masa lalu yang melibatkan kematian suami tercintanya (Cha Gun-Ho) dan menantunya  yang lain. Dari sini sudah mulai ada misteri yang bikin kita penasaran. Gw akui, gw sendiri salah menerka. Hehehehe... Of course gw ga beberin di sini ceritanya *wink*

Next, let’s meet the Oh Twins. Si residen kedokteran jiwa, Oh Ri-Jin dan si penulis misterius, Oh Ri-On. Di sini ceritanya mereka adalah sodara kembar yang sangat dekat satu sama lain. Oh Ri Jin, seperti di drama-drama pada umumnya digambarkan sebagai perempuan yang ceria dan supel. Sayangnya (atau untungnya) masalah ilmu kedokteran jiwa tidak digali lebih dalam. Kalo enggak, nanti gw baper. Nyaahahahahaahahahaha. Dan Oh Ri-On tidak jauh beda dengan Oh Ri Jin. Dia diperlihatkan sebagai seorang kakak laki-laki yang sangat sayang sama adiknya. But there’s something fishy about him. Curious? Go find it out by yourself :p

Tadinya gw kira si Cha Do-Hyun Cuma sekedar berkepribadian ganda gitu. Kayak di kehidupan sehari-hari, ada sisi baik dan buruk. Ada Cha Do Hyun, ada Shin Se Gi. Tapi terrrrrrnyataaaaaa.... TETTTTOOOOTTTTT!!!! Ulala~ gw salah besar. Masih ada Ferry Park, Nana, si kembar Yoseob dan Yona, sama Mr. X. Wwwwoooooowwww.... Tiap karakter punya ciri khas masing-masing. Mungkin bisa dibikinin sub cerita masing-masing malahan. Hahahaha. Dan setiap karakter ini sebenernya cerminan masa lalu kelabu dari Cha Do Hyun.

Setelah beberapa kali pertemuan, lama-kelamaan Oh Ri Jin mulai menyadari ada yang janggal sama Cha Do Hyun. Dan karena ini adalah drama, ceritanya nanti si Oh Ri Jin bakal jadi dokter pribadi si Cha Do Hyun secara diam-diam. Konflik percintaan juga datang dari perempuan yang disukai Cha Do Hyun, Han Chae Yeon. Han Chae Yeon ini sebenernya tunangan nya sepupu si Cha Do Hyun a.k.a Cha Ki Joon. Tapi karena yang ada di badan Cha Do Hyun bukan cuma Cha Do Hyun sendiri, bakal ada trouble yang bikin Han Chae Yeon jadi galau sama perasaan nya sendiri. Hmmm....
Oh Ri Jin and Cha Do Hyun

Cast
Ji Sung as Cha Do Hyun
Hwang Jung Eum as Oh Ri Jin
Park Seo Joon as Oh Ri On
Kim Yoo Ri as Han Chae Yeon
Oh Min Seok as Cha Ki Joon
Dari semua pemain ini, rata-rata muka nya baru semua di mata gw. Maksudnya gw aja yang baru nonton, gitu. Hihihihi. Sori ya, gw aja sih yang kurang gaul. So far, aktingnya daebak. Tadinya gw kira gw bakal ga suka sama pemeran Oh Ri Jin. Tapi ternyata aktingya cemerlang jugak. Watching her seems like reading comic. Aktingnya komikal. Tapi pas banget. Karena menurut gw pemeran cewe itu kan akrab dengan tipikal menye-menye lemah lembut yang rapuh tersakiti. Dan ga mudah mendapat feel kocak dari pemeran perempuan. Hmmmm,,,, seperti saudari Gong Hyo Jin, gw rasa gw bakal suka sama kakak ini.
Dan karakter om Ji Sung juga wonderful. Sangat totalitas untuk semua karakter yang ada di dalam tubuh Cha Do Hyun. You’re great, man!

Seven People in One Body

After All
Oke, dari kesemuanya, i’d rate it 5 stars from 5. Nice storyline. Good acting. Congratulations! you can watch it online, here

Favorite Couple ~~